Majalah CEO | Kabupaten Bandung,-Dalam rangka mendukung percepatan program Citarum Harum, Tim Sub 6 Sektor 2 melaksanakan kegiatan pembinaan dan penguatan pengelolaan sampah di wilayah RW 07, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menyasar lingkungan permukiman dengan jumlah 98 Kepala Keluarga (KK) sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.
Kegiatan dipimpin oleh Dantim 1 Sub 6 Sektor 2, Peltu Eri Susatio, bersama personel Satgas Citarum Sub Sektor 3, yakni Sertu Didi Fibriyanto dan Praka Raveld Adityacahya. Kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur Kecamatan Cilengkrang, yaitu Beben selaku Kasi Pembangunan Kecamatan dan Agus dari Tim Kebersihan Kecamatan, serta unsur Pemerintah Desa Cilengkrang yang diwakili Dedi Nugraha selaku Kepala Dusun 1 dan Dadan sebagai staf desa.
Pada kegiatan tersebut, tim melaksanakan pemasangan 19 unit loseda (lodong sesa dapur) sebagai sarana pengolahan sampah organik rumah tangga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2 unit dipasang di RT 03 RW 07.
Selain itu, hasil monitoring menunjukkan bahwa wilayah tersebut telah memiliki fasilitas budidaya maggot dan bank sampah yang aktif dimanfaatkan masyarakat. Namun demikian, sarana komposter masih belum tersedia sehingga menjadi salah satu kebutuhan yang akan terus didorong dalam pengembangan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Dansub 6 Sektor 2 Citarum Harum menyampaikan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Pemasangan loseda merupakan salah satu langkah nyata untuk mengurangi sampah organik sejak dari rumah tangga. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia secara optimal sehingga volume sampah yang dibuang ke lingkungan dapat terus berkurang. Sinergi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Dansub 6 Sektor 2 Citarum Harum.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sub 6 Sektor 2 terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan agar pengelolaan sampah organik melalui loseda, pemanfaatan maggot, dan pengembangan bank sampah dapat berjalan secara optimal sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Program ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sehingga tujuan Program Citarum Harum untuk mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan lestari dapat tercapai secara berkesinambungan.***
