Majalah CEO | Cimenyan,-Dalam rangka mendukung percepatan Program Citarum Harum, Tim 3 Sektor 2 melaksanakan kegiatan pembinaan dan penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 09, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang menyasar wilayah dengan jumlah 600 Kepala Keluarga (KK) ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengurangi timbulan sampah organik sejak dari tingkat rumah tangga.
Kegiatan dipimpin oleh Dantim 3 Sub 3 Sektor 2, Serka Choiri, didampingi personel Satgas Citarum Harum Sub Sektor 3, yaitu Serka Adi Prayitno dan Praka Fandy Bagus. Turut hadir mendukung kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kecamatan Cimenyan, yakni Rizal selaku Sekretaris Kecamatan dan Dede Hardani selaku Penata Layanan Operasional Kecamatan. Dari Kelurahan Padasuka hadir Muchammad Fachla Hidaya Mimbra, S.IP. selaku Lurah Padasuka, Aep Saepudin selaku Kanit Trantib, Mahpudin selaku Ketua RW 09, serta Andi selaku Ketua RT 07 RW 09.
Pada pelaksanaan kegiatan, tim melakukan proses pembuatan 32 unit loseda baru sebagai sarana pengolahan sampah organik rumah tangga. Selain itu, dilakukan pula pemasangan 21 unit loseda yang tersebar di beberapa wilayah, yaitu RT 04 sebanyak 3 unit, RT 05 sebanyak 8 unit, RT 06 sebanyak 6 unit, dan RT 07 sebanyak 4 unit. Penyebaran tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan loseda oleh masyarakat dalam mengolah sampah organik secara mandiri.
Hasil monitoring di lapangan juga menunjukkan bahwa RW 09 telah memiliki fasilitas budidaya maggot dan bank sampah yang aktif mendukung pengelolaan sampah. Namun, sarana komposter masih belum tersedia sehingga menjadi salah satu aspek yang akan terus didorong pengembangannya guna melengkapi sistem pengelolaan sampah terpadu di wilayah tersebut.
Dansub 3 Sektor 2 Citarum Harum menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh tersedianya sarana, tetapi juga oleh komitmen masyarakat dalam mengubah kebiasaan mengelola sampah dari rumah.
"Pembuatan dan pemasangan loseda merupakan langkah nyata untuk mengurangi sampah organik yang berpotensi mencemari lingkungan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara berkelanjutan sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat terus ditekan. Dengan dukungan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat, Program Citarum Harum akan semakin efektif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari," ujar Dansub 3 Sektor 2.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 terus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan. Edukasi mengenai pengelolaan sampah organik melalui loseda, pemanfaatan maggot, serta pengembangan bank sampah akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Diharapkan langkah nyata yang dilakukan di RW 09 Kelurahan Padasuka dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sehingga tujuan Program Citarum Harum untuk mewujudkan Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran dapat tercapai secara berkelanjutan.***
