Majalah CEO | Solokan Jeruk,-Dalam rangka mendukung percepatan Program Citarum Harum, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 9 Solokanjeruk melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan loseda di wilayah RT 01 RW 07, Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, pada Senin (29/6/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut menyasar wilayah dengan jumlah sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) sebagai upaya memperkuat pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.
Kegiatan dipimpin oleh Dansubsektor 9 Solokanjeruk, Peltu Hendi Suhendi, bersama personel Satgas Citarum Harum yang terdiri dari Serka Angga Guntara, Kopka Ayi, dan Koptu Oman. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur Pemerintah Kecamatan Solokanjeruk yang diwakili Bapak Cucu dan Bapak Jatma, serta Pemerintah Desa Cibodas yang diwakili Bapak Iwan dan Bapak Dadan. Dari unsur masyarakat hadir Bapak Agus selaku Ketua RW dan Bapak Dodi, yang turut berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pada pelaksanaan kegiatan, tim berhasil membuat 50 unit loseda baru sebagai sarana pengolahan sampah organik rumah tangga. Selain itu, dilakukan pemasangan 2 unit loseda, sehingga total loseda yang telah terpasang di wilayah tersebut mencapai 41 unit. Program ini diharapkan dapat semakin memperluas pemanfaatan pengolahan sampah organik langsung dari sumbernya.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa di wilayah tersebut terdapat fasilitas TPS 3R Motah-5 yang berada di Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk.
Namun demikian, fasilitas tersebut saat ini hanya berfokus pada pengolahan sampah, sementara budidaya maggot belum tersedia dan pemanfaatan residu pengolahan sampah belum berjalan optimal, seperti potensi pemanfaatan untuk pembuatan paving block. Selain itu, fasilitas komposter juga belum tersedia, serta kondisi sampah di masyarakat masih tercampur antara organik dan anorganik sehingga perlu peningkatan edukasi dan pembinaan berkelanjutan.
Dansubsektor 9 Solokanjeruk, Peltu Hendi Suhendi, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan kunci utama dalam mengurangi beban lingkungan dan mendukung keberhasilan Program Citarum Harum.
"Loseda merupakan salah satu solusi sederhana namun efektif dalam mengolah sampah organik di tingkat rumah tangga. Namun yang paling penting adalah perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Dengan sinergi antara Satgas, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat," ujar Peltu Hendi Suhendi.
Ia juga menegaskan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga program dapat terus dilanjutkan dan diperluas di wilayah lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Diharapkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah semakin meningkat, sehingga tujuan Program Citarum Harum untuk mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan lestari dapat tercapai secara berkesinambungan.**
