Majalah CEO |Kabupaten Bandung, Senin (6 Juli 2026) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan, Tim 7 DPP Sektor 2 Subsektor 7 Cicalengka/Cikancung melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan LOSEDA di wilayah RW 06, Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut menyasar kawasan dengan jumlah sekitar 280 kepala keluarga (KK) dan dilaksanakan bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Tim 7 DPP dipimpin oleh Dansub Peltu Endep Sodikin bersama anggota Sertu Deden Kamaludin, Sertu Wawan, dan Sertu Ahmad Soleh. Kegiatan juga mendapat dukungan dari perwakilan Kecamatan Cikancung, yaitu Bapak Agus Salam dan Bapak Hidayat, perwakilan Desa Tanjunglaya, Bapak Yosep dan Bapak Jajang, serta tokoh masyarakat Bapak Enceng Kurnia dan Bapak Dodi.
Dalam pelaksanaannya, tim berhasil membuat 12 unit LOSEDA dan memasang 8 unit LOSEDA pada titik-titik yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, wilayah tersebut telah memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan fasilitas budidaya maggot. Namun, komposter masih belum tersedia, sementara kondisi sampah rumah tangga masih bercampur sehingga diperlukan peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Dansub Subsektor 7, Peltu Endep Sodikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
"Pembuatan dan pemasangan LOSEDA bukan hanya menyediakan sarana, tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya mengelola sampah dengan baik. Kami mengajak seluruh warga untuk mulai membiasakan memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Peltu Endep Sodikin.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah atau aparat, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan persoalan sampah dapat ditangani secara bertahap sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.***
