Majalah CEO | Sumedang – Satgas Citarum Harum Sektor 2 terus melaksanakan upaya pelestarian lingkungan melalui program pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan Loseda (Lodong Sesa Dapur) di RW 02, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dantim 2 Subsektor 2 Sektor 2 Citarum Harum, Serka Yayat, bersama personel Satgas Citarum Harum Subsektor 2, yaitu Sertu Asep Nandang, Sertu Rahmat Hidayat, dan Serda Ridwan. Kegiatan juga melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Cimanggung, Pemerintah Desa Sindanggalih, serta masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cimanggung Agus Wahyudin, Sekretaris Kecamatan Cimanggung Yaya, MP Kecamatan Cimanggung Didin, Sekretaris Desa Sindanggalih Sigit, Kepala Dusun 2 Cecep, Ketua RW 02 Dedi, serta Ketua RT 04 Ade.
Wilayah RW 02 Desa Sindanggalih yang menjadi lokasi kegiatan memiliki sekitar 375 kepala keluarga (KK). Pada kegiatan kali ini, Satgas Citarum Harum berhasil membuat 55 unit Loseda baru dan memasang 50 unit Loseda di lingkungan masyarakat. Selain itu, di wilayah tersebut telah tersedia 6 unit komposter sebagai sarana pendukung pengolahan sampah organik. Sementara itu, fasilitas budidaya maggot dan bank sampah masih belum tersedia dan menjadi salah satu kebutuhan yang dapat dikembangkan pada tahap berikutnya.
Program Loseda merupakan salah satu inovasi dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga yang bertujuan mengurangi volume sampah dari sumbernya sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sampah organik yang diolah melalui Loseda dapat dimanfaatkan menjadi kompos sehingga memiliki nilai guna bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Serka Yayat menyampaikan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum memerlukan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
"Pembuatan dan pemasangan Loseda merupakan langkah nyata dalam mengurangi sampah organik rumah tangga. Kami berharap masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan baik sehingga budaya memilah dan mengolah sampah dari sumbernya dapat menjadi kebiasaan sehari-hari," ujar Serka Yayat.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai Citarum.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau Satgas Citarum Harum, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat, kami optimistis lingkungan akan semakin bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik terus meningkat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat keberhasilan Program Citarum Harum dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.***
