Majalah CEO | Kabupaten Bandung, Sabtu (04 Juli 2026) – Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 3 terus mengoptimalkan upaya pengurangan sampah rumah tangga melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan LOSEDA (Lodong Sesa Dapur) di RW 09, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menyasar sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) sebagai bagian dari program pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.
Kegiatan dipimpin oleh Dantim 3 Sub 3 Sektor 2, Serka Choiri, didampingi anggota Satgas Citarum Harum Subsektor 3, yaitu Serka Adi Prayitno dan Praka Fandy Bagus. Turut hadir mendukung kegiatan Sekretaris Kecamatan Cimenyan Rizal, Penata Layanan Operasional Kecamatan Dede Hardani, Lurah Padasuka Muchammad Fachla Hidaya Mimbra, S.IP., Kanit Trantib Kelurahan Padasuka Aep Saepudin, Ketua RW 09 Mahpudin, serta Ketua RT 07 Andi.
Dalam pelaksanaannya, Satgas bersama unsur pemerintah dan masyarakat bergotong royong membuat sekaligus memasang LOSEDA sebagai sarana pengolahan sampah organik rumah tangga.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum melalui pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
Hasil kegiatan menunjukkan proses pembuatan 44 unit LOSEDA baru, sedangkan pemasangan LOSEDA dilakukan sebanyak 40 unit dengan rincian penyebaran di RT 01 sebanyak 9 unit, RT 04 sebanyak 14 unit, RT 05 sebanyak 11 unit, RT 06 sebanyak 6 unit, dan RT 07 sebanyak 4 unit. Di wilayah RW 09 juga telah tersedia fasilitas maggot dan bank sampah, sementara komposter belum tersedia sehingga menjadi salah satu sarana yang akan terus didorong pengembangannya.
Dalam keterangannya, Dantim 3 Sub 3 Sektor 2, Serka Choiri, menyampaikan bahwa pemasangan LOSEDA merupakan langkah strategis untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri.
"Program LOSEDA bukan hanya tentang menyediakan sarana pengolahan sampah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan mengolah sampah organik dari rumah, kita dapat mengurangi pencemaran, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung keberhasilan Program Citarum Harum secara berkelanjutan," ujar Serka Choiri.
Ia menambahkan bahwa keberadaan bank sampah dan budidaya maggot di wilayah RW 09 menjadi potensi yang sangat baik untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu.
Kolaborasi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.
Satgas Citarum Harum Sektor 2 akan terus melaksanakan pendampingan, edukasi, serta monitoring terhadap pemanfaatan LOSEDA agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah Kecamatan Cimenyan.***
