Subsektor 7 Cicalengka/Cikancung Intensifkan Pembuatan dan Pemasangan LOSEDA di Desa Tanjunglaya

Yatiman
0


Majalah CEO | Kabupaten Bandung – Upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus dilakukan oleh personel Subsektor 7 Cicalengka/Cikancung, Sektor 2. Pada Sabtu (25/7/2026), kegiatan lanjutan pembuatan dan pemasangan LOSEDA dilaksanakan di RW 06, Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, yang mencakup sekitar 280 Kepala Keluarga (KK).


Kegiatan dipimpin oleh Dansubsektor 7 Cicalengka/Cikancung, Peltu Endep Sodikin, bersama Tim 7 DPP yang beranggotakan Sertu Deden Kamaludin, Sertu Wawan, dan Sertu Ahmad Soleh. Kegiatan turut didukung oleh unsur Kecamatan Cikancung, yaitu Bapak Agus Salam dan Bapak Hidayat, perangkat Desa Tanjunglaya, Bapak Yosep dan Bapak Jajang, serta perwakilan masyarakat, Bapak Enceng Kurnia dan Bapak Dodi.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tim berhasil membuat 95 unit LOSEDA serta memasang 90 unit LOSEDA di wilayah RW 06. Capaian ini menjadi bagian dari upaya percepatan penyediaan sarana pengelolaan sampah organik di lingkungan permukiman, sehingga masyarakat semakin mudah menerapkan pengelolaan sampah dari sumbernya.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, wilayah tersebut telah memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan budidaya maggot sebagai salah satu metode pengolahan sampah organik.


 Namun demikian, komposter belum tersedia, dan kondisi sampah rumah tangga masih bercampur antara sampah organik dan anorganik. Sementara itu, selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan kendala yang berarti sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

Dansubsektor 7 Cicalengka/Cikancung, Peltu Endep Sodikin, menyampaikan bahwa keberhasilan program pengelolaan sampah memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Pembuatan dan pemasangan LOSEDA merupakan salah satu langkah untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Kami berharap sarana yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus menjadi motivasi bagi warga untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, kebersihan lingkungan dapat terus terjaga dan kualitas hidup masyarakat semakin baik," ujar Peltu Endep Sodikin.


Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat. Selain mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, program LOSEDA juga diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat penampungan akhir serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.**

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)