Majalah CEO | Cilengkrang, Selasa (21/7/2026) – Upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus dilakukan melalui program pembuatan dan pemasangan LOSEDA di wilayah Sektor 2 Subsektor 6. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di RW 07, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, yang mencakup wilayah dengan jumlah 115 Kepala Keluarga (KK).
Kegiatan dipimpin oleh Dantim 1 Subsektor 6 Sektor 2, Peltu Eri Susatio, bersama personel Satgas Citarum Subsektor 3, yaitu Sertu Didi Febrianto dan Praka Raveld Adityacahya. Kegiatan juga melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Cilengkrang, Pemerintah Desa Cilengkrang, serta masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Beben selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Cilengkrang dan Agus sebagai anggota Tim Kebersihan Kecamatan. Dari Pemerintah Desa Cilengkrang hadir Dedi Nugraha selaku Kepala Dusun 1 serta Dadan sebagai staf desa.
Pada pelaksanaan hari ini, tim melaksanakan pemasangan tiga unit LOSEDA di RT 02 RW 07. Dengan penambahan tersebut, jumlah LOSEDA yang telah terpasang di wilayah mencapai 43 unit, sementara masih terdapat 11 unit LOSEDA yang belum terpasang dan akan dipasang secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain program LOSEDA, di wilayah tersebut telah tersedia fasilitas pendukung berupa budidaya maggot dan bank sampah sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu. Sementara itu, fasilitas komposter masih belum tersedia dan menjadi salah satu sarana yang diharapkan dapat dikembangkan pada tahap berikutnya.
Dantim 1 Subsektor 6 Sektor 2, Peltu Eri Susatio, menyampaikan bahwa keberhasilan program LOSEDA tidak hanya diukur dari jumlah yang terpasang, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.
"Kami mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang terus bergotong royong menyukseskan program LOSEDA. Dengan adanya LOSEDA, bank sampah, dan budidaya maggot, diharapkan pengelolaan sampah organik dapat semakin optimal. Kami mengajak seluruh warga untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Peltu Eri Susatio.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, program LOSEDA diharapkan terus berkembang sebagai salah satu solusi dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.**"
