Teknologi yang dikembangkan Lockson merupakan hasil inovasi dari pengalaman dan pengembangan teknologi di bidang cooling tower.

Redaksi Ceo Grup
0


Jakarta - Inovasi terbaru dalam teknologi industrial cooling tower yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi aliran udara sekaligus mengoptimalkan penggunaan energi dan air.


Inovasi tersebut diperkenalkan oleh Angelina Setiadi, Direktur Lockson, dalam sesi presentasi  pada ajang International Geothermal Exhibition di JHCC Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2026).


Menurut Angelina, teknologi yang dikembangkan Lockson merupakan hasil inovasi dari pengalaman dan pengembangan teknologi di bidang cooling tower.


Sistem tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai unit cooling tower dengan tujuan utama menciptakan distribusi aliran udara yang lebih optimal dan seragam.


” Hal yang menjadi keunggulan dari sistem ini adalah kemampuannya membantu menciptakan efisiensi, baik dari sisi air flow maupun energi.

Teknologi ini juga telah dipatenkan secara internasional,” ujar Angelina dalam presentasinya.


Dalam pemaparannya, Lockson menunjukkan hasil analisis teknis menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk membandingkan karakteristik aliran udara antara sistem cooling tower standar dengan sistem yang telah menggunakan inovasi Lockson.


Hasil simulasi memperlihatkan bahwa pada sistem standar masih terdapat sejumlah gangguan aliran udara atau turbulensi yang menyebabkan distribusi energi aliran menjadi tidak seragam. Kondisi tersebut dapat memengaruhi optimalisasi kinerja cooling tower.


Sebaliknya, pada sistem yang telah menggunakan teknologi Lockson, distribusi aliran udara terlihat lebih merata dan terjaga. Velocity profile menunjukkan pola aliran yang lebih seragam sehingga potensi gangguan dan turbulensi pada area tertentu dapat diminimalkan.


“Dari hasil CFD ini kita dapat melihat perbedaannya secara jelas. Pada sistem standar, distribusi udara masih mengalami gangguan sehingga alirannya tidak seragam.

Sementara pada sistem kami, distribusi energi udara dapat lebih terjaga dan lebih merata di seluruh area,” jelas Angelina.


Menurutnya, optimalisasi distribusi udara menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan performa cooling tower. Dengan aliran udara yang lebih seragam, energi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sehingga berpotensi memberikan efisiensi operasional.


Telah Diaplikasikan di Lapangan

Selain pengembangan teknologi, Lockson juga telah melakukan implementasi sistem tersebut pada unit cooling tower di lapangan.


Salah satu penerapannya dilakukan pada fasilitas Sarulla, di mana teknologi tersebut telah diaplikasikan pada dua unit.


Lockson juga terus mengembangkan penerapan teknologi ini pada berbagai fasilitas dan sektor industri yang membutuhkan sistem pendinginan dengan tingkat efisiensi tinggi.


Pengalaman implementasi tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi Lockson agar solusi yang ditawarkan tidak hanya unggul secara simulasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata dalam operasional di lapangan.


Angelina menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen Lockson sebagai perusahaan yang fokus pada solusi industrial cooling tower untuk menghadirkan teknologi yang lebih efisien, baik dari sisi energi maupun pengelolaan air.


”Tujuan kami adalah bagaimana sistem cooling tower dapat bekerja semakin optimal dengan memanfaatkan energi dan aliran udara yang tersedia secara lebih efektif,” katanya.


Melalui inovasi tersebut, Lockson berharap dapat membantu pelaku industri meningkatkan efisiensi sistem pendinginan sekaligus mendukung kebutuhan industri terhadap teknologi yang lebih hemat energi dan berkelanjutan.


Angelina, mengatakan Lockson merupakan perusahaan yang bergerak sebagai industrial cooling tower specialist, dengan fokus pada pengembangan, rekayasa, dan solusi teknologi cooling tower untuk kebutuhan industri.


Melalui inovasi dan pendekatan berbasis rekayasa serta analisis teknis, Lockson terus mengembangkan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan performa sistem pendinginan industri.

[20/8 04.56] PTMULTIMEDIA CEOINDONESIA: 

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)