Majalah CEO | BANDUNG — Satgas Citarum Harum Sektor 2 melalui Subsektor 3 Rancaekek terus melakukan upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian sungai. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) di sejumlah wilayah Kecamatan Rancaekek dan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.
Dansubsektor 3 Rancaekek, Serka Asep Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut meliputi apel pagi, patroli Sungai Citarik, monitoring tempat pengolahan sampah (MOTAH), penanaman pohon serta komunikasi sosial dengan masyarakat dan pihak terkait.
“Kami rutin melakukan patroli dan monitoring untuk memastikan kondisi sungai dan lingkungan tetap terjaga. Selain itu, kami juga terus mengajak masyarakat agar bersama-sama peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Asep Hidayat.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli Sungai Citarik di Desa Langensari, Kecamatan Solokanjeruk. Monitoring juga dilakukan di MOTAH 15 Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, dan MOTAH 5 Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk. Kedua lokasi tersebut berdasarkan hasil pemantauan dalam kondisi baik.
Di MOTAH 15 tercatat sampah masuk sekitar 2,3 ton dan sampah yang dimusnahkan sebanyak 2,3 ton. Sementara di MOTAH 5 tercatat sampah masuk dan yang dimusnahkan masing-masing sekitar 2,4 ton.
Selain pengelolaan sampah, personel juga melaksanakan penanaman pohon di Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, serta komunikasi sosial di kawasan industri KH Group, Desa Solokanjeruk.
Asep menegaskan, keberhasilan menjaga kebersihan sungai tidak hanya bergantung pada Satgas Citarum Harum, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat dan seluruh pihak.
“Kami berharap masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan ikut menjaga lingkungan. Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar program pemulihan Sungai Citarum dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Untuk kegiatan selanjutnya, Subsektor 3 Rancaekek akan kembali melaksanakan patroli sungai dan pemantauan TPS liar di wilayah Kecamatan Rancaekek serta melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat.***
