Patroli Satgas Citarum Temukan Dugaan Limbah Industri Cemari Persawahan Warga di Solokanjeruk

Yatiman
0


CEO GROUP | BANDUNG — Satuan Tugas (Satgas) Citarum terus melakukan patroli wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dari berbagai bentuk pencemaran, khususnya yang berasal dari limbah industri.


Pada Jumat, 11 September 2026, Satgas Citarum melaksanakan patroli wilayah di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus memastikan aktivitas industri di sekitar wilayah DAS tidak menimbulkan dampak pencemaran terhadap lingkungan dan lahan pertanian masyarakat.


Dalam pelaksanaan patroli, petugas menemukan adanya genangan cairan di bagian belakang PT.Hyojintex Genangan tersebut secara visual memiliki warna kebiru-biruan dan diduga merupakan limbah yang berasal dari aktivitas industri.


Temuan tersebut kemudian mendapat perhatian serius dari personel Satgas Citarum. Petugas melakukan pengecekan terhadap cairan yang ditemukan menggunakan perangkat DR 900 sebagai bagian dari pemeriksaan awal untuk mengetahui karakteristik atau parameter kualitas cairan tersebut.



Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas juga menemukan bahwa cairan tersebut mengalir menuju area persawahan milik warga. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak terhadap lingkungan dan lahan pertanian masyarakat apabila cairan yang diduga limbah tersebut tidak segera ditangani.


Aliran cairan yang menuju persawahan menjadi perhatian karena lahan tersebut merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, Satgas Citarum terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi pencemaran yang dapat merugikan masyarakat maupun merusak ekosistem di sekitar lokasi.


Patroli wilayah ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Citarum dalam mengawasi kondisi DAS Citarum serta mendorong seluruh pelaku usaha agar menjalankan aktivitas industri dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Temuan di lapangan selanjutnya menjadi bahan bagi Satgas Citarum untuk melakukan penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan sumber serta karakteristik cairan yang ditemukan.



Satgas Citarum mengingatkan bahwa pengelolaan limbah industri harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Limbah tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat mengalir ke saluran air, lahan pertanian, anak sungai, hingga akhirnya memberikan dampak terhadap ekosistem DAS Citarum.


Melalui kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin, Satgas Citarum berharap potensi pencemaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin. Pengawasan di lapangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan serta melindungi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sektor pertanian.


Satgas Citarum menegaskan akan terus melakukan patroli dan pemantauan di berbagai wilayah untuk memastikan upaya pemulihan DAS Citarum berjalan secara berkelanjutan.


Keterangan: Cairan yang ditemukan di belakang PT.Hyojintex masih berstatus dugaan limbah industri dan diperlukan pemeriksaan/hasil uji lebih lanjut untuk memastikan kandungan serta sumber pencemarannya.**

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)