Polres Cimahi Bekali Pelajar Parongpong Hadapi Era AI dan Ancaman Deepfake

Yatiman
0


CEO GROUP | Polres Cimahi – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat membawa peluang sekaligus ancaman baru di ruang digital. Menyikapi fenomena tersebut, Polres Cimahi bergerak memberikan edukasi kepada generasi muda melalui Sosialisasi Pelatihan Training of Trainer (TOT) Paham AI di SMAN 1 Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (4/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB tersebut dipimpin Kasubbag Watpers Polres Cimahi AKP Yoslinda Prisma, S.Trk., M.M., bersama personel lintas satuan Polres Cimahi. Sosialisasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Perintah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Nomor Sprin/2348/VII/KEP./2026 tentang Pelatihan TOT Tahun Anggaran 2026.


Sebanyak 50 siswa SMAN 1 Parongpong mengikuti kegiatan yang digelar di laboratorium sekolah. Para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan perkembangan teknologi Artificial Intelligence, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan AI secara positif untuk menunjang produktivitas dan proses belajar.


Dalam sosialisasi tersebut, Polres Cimahi menekankan bahwa kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan literasi digital dan karakter yang kuat. Pelajar diharapkan tidak menggunakan AI secara sembarangan, melainkan memahami etika digital, tanggung jawab serta dampak dari setiap aktivitas yang dilakukan di ruang siber.


"Salah satu materi penting yang disampaikan adalah kewaspadaan terhadap kriminalitas berbasis teknologi. Para siswa dibekali pengetahuan mengenai perlindungan data pribadi serta berbagai modus kejahatan digital yang kini berkembang seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan," kata 

AKP Yoslinda Prisma.


Ancaman penipuan menggunakan deepfake suara dan video, manipulasi foto hingga penyebaran informasi palsu atau hoaks menjadi perhatian serius dalam kegiatan tersebut. Dengan pemahaman yang diberikan sejak dini, para pelajar diharapkan mampu mengenali potensi kejahatan digital dan tidak mudah menjadi korban penyalahgunaan teknologi.


"Selain meningkatkan kemampuan literasi digital, kegiatan Sosialisasi Paham AI juga menjadi langkah Polres Cimahi dalam membangun hubungan positif dengan dunia pendidikan. Polri hadir bukan semata sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman," ujar AKP Yoslinda Prisma.


Melalui kegiatan ini, Polres Cimahi berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki etika dan tanggung jawab di dunia digital. Penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk melindungi diri, menghormati orang lain dan mencegah penyalahgunaan AI untuk tindakan yang merugikan.***

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)