Satgas Citarum Harum Sektor 2 Cek Progres Perbaikan IPAL PT Dewi Sakti di Majalaya

Yatiman
0


Majalah CEO | Kabupaten Bandung — Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya pencemaran Sungai Citarum akibat limbah industri terus dilakukan oleh Satgas Citarum Harum Sektor 2. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan melakukan pemantauan dan pengecekan langsung terhadap perusahaan yang memiliki aktivitas pengolahan limbah.


Pada Kamis, 17 September 2026, Satgas Citarum Harum Sektor 2 melakukan kunjungan ke PT Dewi Sakti yang berada di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Dansektor 2 Citarum, Kol Inf Dwi Kristiyanto, didampingi Baops, Dansub, serta anggota Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor Majalaya.


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pemantauan terhadap progres perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Dewi Sakti. Sebelumnya, sistem pengolahan limbah di perusahaan tersebut sempat mengalami sejumlah kendala dan menjadi perhatian.



Dansektor 2 Citarum Kol Inf Dwi Kristiyanto mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan secara langsung sejauh mana proses pembenahan IPAL yang dilakukan oleh pihak perusahaan.


“Hari ini saya sedang melakukan peninjauan dan pengecekan terhadap progres perbaikan IPAL di PT Dewi Sakti. Untuk saat ini sedang dalam tahap pembenahan,” kata Dwi Kristiyanto saat melakukan peninjauan di lokasi.


Menurutnya, selain melihat progres pembangunan dan pembenahan IPAL yang baru, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap kondisi IPAL yang lama.

“IPAL yang lama juga sudah kami cek, semuanya sudah mulai normal,” ujarnya.


Dwi Kristiyanto menjelaskan, pembenahan sistem pengolahan air limbah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengolahan limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Dengan selesainya IPAL yang baru, pihak perusahaan diharapkan mampu mengolah limbah sesuai dengan ketentuan baku mutu yang berlaku.


“Nanti manakala IPAL yang baru sudah selesai, limbahnya akan sesuai dengan baku mutu,” tegasnya.


Ia menambahkan, pemantauan terhadap perusahaan tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Citarum Harum dalam menjaga kualitas lingkungan di sepanjang wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.


Menurut Dwi Kristiyanto, keberadaan industri di wilayah Kabupaten Bandung perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Aktivitas produksi harus tetap memperhatikan pengelolaan limbah sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.


Dalam kunjungan tersebut, Satgas Citarum Harum Sektor 2 juga melihat langsung kondisi fasilitas pengolahan limbah yang tengah dilakukan pembenahan oleh pihak perusahaan.


Dwi Kristiyanto menyebutkan, kondisi yang ditemui saat ini menunjukkan adanya upaya perbaikan dari pihak PT Dewi Sakti dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

“Yang dulu banyak kekurangan hingga viral di media, hari ini kita lihat pihak perusahaan sudah melakukan perbaikan,” ungkapnya.


Meski demikian, Satgas Citarum Harum Sektor 2 akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan perbaikan IPAL tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses pembenahan berjalan sesuai dengan komitmen perusahaan dan tujuan utama pengelolaan lingkungan.


Pemantauan terhadap IPAL menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas air sungai. Pengolahan limbah yang baik diharapkan dapat mencegah masuknya limbah yang belum memenuhi standar ke badan air, termasuk aliran sungai yang terhubung dengan ekosistem Citarum.


Satgas Citarum Harum Sektor 2 juga mendorong pihak perusahaan untuk terus melakukan pembenahan dan memastikan seluruh sistem pengolahan limbah dapat berfungsi secara optimal.


Bagi Satgas Citarum Harum, pengawasan terhadap pengelolaan limbah industri merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Kolaborasi antara pemerintah, Satgas Citarum Harum, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program pemulihan Sungai Citarum.


Dengan adanya perbaikan IPAL di PT Dewi Sakti, diharapkan pengelolaan limbah perusahaan ke depan semakin baik dan mampu memenuhi ketentuan baku mutu yang dipersyaratkan.


Satgas Citarum Harum Sektor 2 memastikan akan terus melakukan monitoring secara berkala sebagai bentuk komitmen dalam mengawal upaya perbaikan kualitas lingkungan di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya di kawasan Majalaya dan sekitarnya.***

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)