Majalah CEO | Sumedang, 19 September 2026 —Sektor 2 Citarum ,Subsektor 1 Kecamatan Jatinangor/Cimanggung melaksanakan sejumlah kegiatan dalam rangka menjaga situasi wilayah tetap aman sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan serta membangun komunikasi dengan masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026 tersebut diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh personel Subsektor 1. Setelah pelaksanaan apel, personel melanjutkan kegiatan pengecekan pengelolaan sampah di Motah 18 yang berlokasi di Kampung Margalaksana RT 04 RW 09, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi Motah 18 secara umum dalam keadaan baik. Tempat tersebut dikelola oleh Kuswara dengan penanggung jawab Didi Sukandi. Dari hasil pendataan, tercatat sampah yang masuk sebanyak 3.115 kilogram, sampah PR sebanyak 2.235 kilogram, sedangkan sampah yang dimusnahkan mencapai 2.630 kilogram. Selain itu, terdapat pempres sebanyak 125 kilogram.
Kegiatan pengawasan lingkungan juga dilaksanakan dengan mendampingi Dansektor dalam kegiatan pengawasan dan pembinaan terkait pengelolaan limbah di PT Wahana Interfood Indonesia, Kecamatan Cimanggung, serta PT Shimada Karya Indonesia.
Selain melakukan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan, personel Subsektor 1 juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat di Desa Sindanggalih RT 03 RW 04, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi antara personel di lapangan dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi dan kondisi yang berkembang di wilayah.
Dansubsektor 1 Kecamatan Jatinangor/Cimanggung, Serka Choiri, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari tugas pengawasan wilayah sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
“Kami terus melaksanakan pengawasan di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan pengelolaan limbah. Di samping itu, komunikasi dengan masyarakat juga terus kami lakukan agar informasi dan kondisi di lapangan dapat diketahui secara langsung,” ujar Serka Choiri.
Menurutnya, kegiatan pengecekan dan pengawasan tidak hanya dilakukan untuk melihat kondisi secara langsung, tetapi juga sebagai langkah pembinaan agar pengelolaan lingkungan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Peran masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh unsur terkait sangat diperlukan agar kondisi lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, situasi wilayah Subsektor 1 Jatinangor/Cimanggung terpantau aman dan kondusif. Kekuatan personel TNI yang bertugas sebanyak 4 orang dan seluruhnya hadir, sementara unsur masyarakat yang terlibat sebanyak 1 orang.
Untuk kegiatan selanjutnya, Subsektor 1 Jatinangor/Cimanggung telah merencanakan pelaksanaan apel pagi, patroli pengawasan IPAL di kawasan industri Kecamatan Cimanggung, serta kegiatan komunikasi sosial dengan warga di RT 05 RW 04, Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, pada Selasa, 22 September 2026.
Melalui kegiatan pengawasan, patroli, pembinaan, dan komunikasi sosial yang dilakukan secara berkelanjutan, Subsektor 1 Jatinangor/Cimanggung berkomitmen untuk terus menjaga kondisi wilayah tetap aman sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.**
