Majalah CEO | Bandung Barat – Senin, 26 Oktober 2026. Sektor 8 Satgas Citarum Harum terus mengintensifkan upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan pengelolaan sampah, pembersihan aliran sungai, patroli sungai, pendataan tempat pembuangan sampah (TPS) liar, serta komunikasi sosial bersama masyarakat dan aparatur desa di wilayah Parongpong, Lembang, Sagalaherang, dan Ciater.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masing-masing subsektor sebagai bentuk komitmen Sektor 8 Satgas Citarum Harum dalam menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran sungai, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS).
Subsektor Parongpong: Pengelolaan Sampah dan Edukasi Lingkungan
Subsektor Parongpong di bawah pimpinan Dansub Peltu Amar Sumarna mengawali kegiatan dengan apel pagi dan pembagian tugas personel. Selanjutnya, personel melaksanakan pengelolaan sampah darat di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong.
Selain itu, personel melakukan pendataan ternak cacing sekaligus komunikasi sosial dengan pelaku budidaya ternak cacing di Kampung Sukawana, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan limbah organik melalui pengelolaan yang lebih bermanfaat dan berwawasan lingkungan.
Personel juga melaksanakan komunikasi sosial secara door to door bersama aparatur Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong. Dalam kegiatan yang diikuti lima orang tersebut, dibahas rencana pelaksanaan kerja bakti bersama untuk membersihkan selokan, khususnya saluran air yang bermuara atau mengalir menuju DAS.
Koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air serta mencegah sampah menyumbat aliran yang terhubung dengan sungai.
Subsektor Lembang: Bersihkan Sungai dan Tertibkan TPS Liar
Sementara itu, Subsektor Lembang di bawah pimpinan Dansub Serka Ahmad Rukandi melaksanakan apel pagi, pengecekan personel, dan pembagian tugas sebelum turun ke lapangan.
Personel kemudian melaksanakan pembersihan sampah di aliran Sungai Ciputri, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilanjutkan dengan patroli sampah di aliran Sungai Cikawari, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang.
Selain melakukan pembersihan dan pemantauan sungai, personel juga melaksanakan pendataan TPS liar di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang. Pendataan ini menjadi langkah awal untuk memetakan titik-titik yang berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan dan memerlukan penanganan lebih lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, Subsektor Lembang berupaya menjaga kebersihan aliran sungai sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap potensi pencemaran akibat pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya.
Subsektor Sagalaherang dan Ciater: Tingkatkan Pengawasan Lingkungan
Di wilayah Sagalaherang dan Ciater, personel di bawah pimpinan Dansub Serma Deny Kurniawan dan Serka Endi Rustandi juga melaksanakan kegiatan pengawasan serta penanganan lingkungan.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembagian tugas personel Subsektor 4 Sagalaherang. Selanjutnya, personel melaksanakan pendataan TPS liar di Desa Cicadas, pembersihan sampah di sungai, serta patroli sungai untuk memantau kondisi lingkungan dan kebersihan aliran air.
Patroli dan pembersihan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi sungai serta mendorong penanganan sampah secara berkelanjutan melalui pengawasan rutin dan keterlibatan masyarakat.
Dansektor 8: Jaga Kebersihan Sungai, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Dansektor 8 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Masrief, menegaskan bahwa kegiatan pengelolaan sampah, pembersihan sungai, patroli lingkungan, dan pendataan TPS liar merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian DAS.
“Kami terus mendorong seluruh personel Sektor 8 Satgas Citarum Harum untuk melaksanakan tugas secara konsisten, mulai dari pengelolaan sampah, pembersihan aliran sungai, patroli, hingga pendataan titik-titik yang berpotensi menjadi sumber pencemaran. Upaya ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan agar kebersihan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujar Kolonel Inf Masrief.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi sosial dan perencanaan kerja bakti bersama harus terus diperkuat. Kami berharap masyarakat semakin peduli, tidak membuang sampah sembarangan, serta bersama-sama menjaga saluran air dan sungai agar tetap bersih,” tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Sektor 8 Satgas Citarum Harum menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program pelestarian lingkungan melalui tindakan nyata di lapangan, pengawasan rutin, dan kolaborasi dengan masyarakat.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi potensi pencemaran, serta mendukung terwujudnya DAS Citarum yang bersih, sehat, dan lestari.**
