MAJALAH-CEO - Enrekang: Pemerintah Kecamatan Masalle memperingati tahun baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar Karnaval dan Tabligh Akbar yang dikemas Gebyar Muharram 1448 H dengan mengusung tema "meneguhkan Semangat Hijrah,Mempererat ukhuwah,dan Mewujudkan Masyarakat yang religius serta Berakhlak Mulia Menuju Enrekang Lebih Sejahtera"
Kegiatan ini dipusatkan Alun-Alun Lapangan Masalle Sabtu , Lo'ko (27/06/2026).
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diperingati secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk diwilayah Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Rangkaian perayaan ini dimeriahkan dengan Karnaval Ta'aruf.
Pelaksanaannya melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, santri, organisasi ,hingga warga umum yang berjalan mengelilingi lingkungan sekitar sambil melantunkan salawat
Kegiatan tersebut berlangsung meriah, khidmat, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Camat Masalle Nurdin dan Sekcam Masalle Kamaruddin hadir langsung dalam Gebyar Muharram Masalle 1448 H.Pada kegiatan ini dihadiri pula Kapolsek Masalle Iptu Talli,Kepala Desa Se-Kecamatan Masalle, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat dari berbagai Desa se-kecamatan Masalle .
Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang sangat luar biasa karena begitu antusias masyarakat menghadiri acara ,sebagai ungkapan rasa syukur atas datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Peringatan Tahun Baru Islam diawali dengan pawai yang diikuti berbagai unsur masyarakat, pelajar, organisasi keagamaan, dan ASN lingkup Kecamatan Masalle.
Dalam sambutannya, Camat Masalle Nurdin,menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Gebyar Muharram 1448 Hijriah ini, berharap semangat hijrah dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya Kecamatan Masalle yang aman, harmonis, maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Menurut semangat hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
untuk itu sambung Nurdin, terus menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sosial yang selama ini telah terjalin dengan baik .
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kuatnya nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat,tutupnya
Dalam kesempatan ini suasana religius semakin terasa dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh penceramah Ustas Abd.Malik .S.S.,Apt dengan membawakan materi tentang makna hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, dengan maksud mempererat tali ukhuwwah Islamiyah. Tahun Hijriyah ini adalah bulan yang mulia dan terpuji,kata Ustas Malik.
Oleh karena itu, dalam menyambut tahun baru hijriyah ini marilah kita tingkatkan amal kebaikan kita.
Dalam hal ini tentunya melakukan muhasabah yakni introspeksi atau evaluasi diri untuk merenungkan amal, dosa, dan kekurangan di masa lalu. Karena melakukan muhasabah merupakan menilai diri kita cerminan diri kita dan ini merupakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala.
Untuk untuk melakukan muhasabah harus awali dengan memperbaiki hati ,uraianya.
Kemudian dalam tahun baru Islam ini harus kita jadikan sebagai momentum adalah selalu bermujahadah semangat di dalam melakukan kebaikan untuk perubahan keadaan diri kita.
Kesungguhan dan perjuangan melawan hawa nafsu untuk memperbaiki diri dan melakukan kebaikan di masa kini dan mendatang.
Pergantian tahun baru Islam (Hijriyah) ini harus menjadi momen umat Islam bertafakur dan mensyukuri segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. Sebagai rasa syukur, awal tahun baru Islam ini dengan melakukan banyak kebaikan.
"Hijrah itu membutuhkan Ketabahan, kesabaran, pengorbanan.Hilangkan rasa malu hilangkan ego dan hilangkan berkotak -kotak dalam masyarakat"tandas Pak Ustas
Sebab Nilai-nilai hijrah mengajarkan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia.
“Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Enrekang yang maju, sejahtera, dan religi .pungkasnya.(atta)

