Majalah CEO |Kabupaten Sumedang, Rabu (1 Juli 2026) – Upaya meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus dilakukan oleh Satgas Citarum Sektor 2 melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan LOSEDA di RW 02, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dantim 2 Subsektor 2 Sektor 2, Serka Yayat, bersama personel Satgas Citarum, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Kegiatan dilaksanakan di wilayah yang dihuni sekitar 375 kepala keluarga (KK) dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik dari sumbernya. Melalui inovasi pemanfaatan galon bekas air mineral sebagai bahan utama, pembuatan LOSEDA menjadi lebih efisien sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan kembali barang bekas yang masih layak digunakan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Tim 2 berhasil membuat 35 unit LOSEDA baru hasil kolaborasi menggunakan galon bekas air mineral, serta memasang 30 unit LOSEDA di lingkungan masyarakat agar dapat segera dimanfaatkan untuk pengolahan sampah organik rumah tangga.
Kegiatan dipimpin oleh Serka Yayat bersama anggota Satgas Citarum Subsektor 2, yaitu Sertu Asep Nandang, Sertu Rahmat Hidayat, dan Serda Ridwan. Hadir pula Camat Cimanggung Bapak Agus Wahyudin, Sekretaris Kecamatan Cimanggung Bapak Yaya, MP Kecamatan Cimanggung Bapak Didin, Sekretaris Desa Sindanggalih Bapak Sigit, Kepala Dusun 2 Bapak Cecep, Ketua RW 02 Bapak Dedi, serta Ketua RT 04 Bapak Ade.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, wilayah RW 02 telah memiliki 5 unit komposter, namun belum tersedia bank sampah maupun sarana budidaya maggot. Kehadiran LOSEDA diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengolah sampah organik sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat penampungan.
Dalam keterangannya, Serka Yayat mengatakan bahwa penggunaan galon bekas sebagai bahan pembuatan LOSEDA merupakan bentuk inovasi yang tidak hanya mendukung pengelolaan sampah organik, tetapi juga memanfaatkan kembali barang bekas yang masih memiliki nilai guna.
"Pembuatan LOSEDA dengan memanfaatkan galon bekas merupakan salah satu bentuk inovasi yang sederhana namun bermanfaat. Selain mengurangi limbah plastik, sarana ini juga membantu masyarakat mengolah sampah organik langsung dari rumah sehingga volume sampah dapat ditekan," ujar Serka Yayat.
Ia berharap fasilitas yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi bagian dari kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepedulian masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memanfaatkan LOSEDA, membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, serta menjaga semangat gotong royong agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang," tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara Satgas Citarum, Pemerintah Kecamatan Cimanggung, Pemerintah Desa Sindanggalih, dan masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta pelestarian lingkungan di Kabupaten Sumedang.****
