SATGAS CITARUM HARUM SEKTOR 2 TERUS PERLUAS PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LOSEDA DI DESA SAYANG UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT

Yatiman
0


Majalah CEO  | Sumedang – Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 1 Jatinangor terus mengintensifkan upaya pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan Loseda (Lodong Sesa Dapur) di wilayah RW 05, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (15/7/2026).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Dansubsektor 1 Jatinangor Sektor 2 Citarum Harum Serka Hasan Subandi bersama anggota, yakni Serka Nana dan Serda Agustinus. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Jatinangor, Pemerintah Desa Sayang, serta perwakilan masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pelestarian lingkungan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Jatinangor, Endang Rohmayudi, S.Pd. dan Muhammad Sidik, S.Sos., perwakilan Pemerintah Desa Sayang Dodi Kurnaedi dan Deris S., serta tokoh masyarakat setempat yang bersama-sama mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah organik.


Pada kegiatan tersebut, Satgas Citarum Harum berhasil membuat sebanyak 57 unit Loseda, melaksanakan pemasangan pada 30 titik lubang, dengan realisasi pemasangan hari ini sebanyak 1 lubang, serta membuat 1 unit komposter. Adapun distribusi Loseda meliputi 3 unit di Kantor Desa Sayang, 24 unit di RW 05 Desa Sayang, dan 3 unit di Kantor Kecamatan Jatinangor.


Dansubsektor 1 Sektor 2 Citarum Harum Serka Hasan Subandi mengatakan bahwa program Loseda merupakan salah satu solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi timbunan sampah organik dari rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu penyumbang pencemaran lingkungan.


"Loseda merupakan sarana pengolahan sampah organik langsung dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Melalui program ini kami ingin mengajak masyarakat agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, sehingga sampah organik dapat diolah menjadi kompos dan tidak berakhir di sungai maupun tempat pembuangan akhir," ujar Serka Hasan Subandi.


Menurutnya, keberhasilan Program Citarum Harum tidak hanya bergantung pada peran pemerintah maupun aparat, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


"Kami berharap keberadaan Loseda dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kesadaran untuk mengelola sampah harus menjadi budaya bersama karena lingkungan yang bersih akan berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian Daerah Aliran Sungai Citarum," lanjutnya.


Serka Hasan Subandi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan Jatinangor, Pemerintah Desa Sayang, serta warga yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci keberhasilan berbagai program pelestarian lingkungan yang dilaksanakan Satgas Citarum Harum.


Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sampah organik secara mandiri, sehingga mampu mengurangi volume sampah, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta mendukung terwujudnya kawasan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Sungai Citarum.***

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)