Majalah CEO | Kabupaten Bandung – Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 9 Solokan Jeruk terus menggencarkan program pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan Loseda (Lodong Sesa Dapur) di RW 07, Desa Cibodas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dansubsektor 9 Solokan Jeruk, Serma Engkus, bersama personel Kopka Ayi dan Koptu Oman. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Solokan Jeruk, Pemerintah Desa Cibodas, serta tokoh masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Solokan Jeruk, Cucu dan Jatma, perwakilan Pemerintah Desa Cibodas Iwan dan Dadan, serta Ketua RW 07 Agus dan tokoh masyarakat Toni. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Wilayah RW 07 Desa Cibodas yang menjadi lokasi kegiatan memiliki sekitar 250 kepala keluarga (KK). Pada kegiatan kali ini, Satgas Citarum Harum melaksanakan pemasangan 2 unit Loseda, sementara 59 unit Loseda telah berhasil dibuat dan siap digunakan. Dengan penambahan tersebut, jumlah Loseda yang telah terpasang di wilayah tersebut kini mencapai 55 unit.
Selain pelaksanaan program Loseda, di wilayah RW 07 telah tersedia Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah.
Sementara itu, fasilitas komposter dan budidaya maggot masih belum tersedia sehingga diharapkan dapat dikembangkan pada tahap selanjutnya guna memperkuat sistem pengelolaan sampah organik secara terpadu.
Dalam keterangannya, Serma Engkus mengatakan bahwa program Loseda merupakan salah satu langkah konkret Satgas Citarum Harum dalam mengurangi volume sampah organik rumah tangga sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
"Loseda menjadi solusi sederhana yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat untuk mengolah sampah organik dari rumah tangga. Apabila setiap keluarga membiasakan memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya, maka volume sampah yang dibuang ke TPS maupun yang berpotensi mencemari sungai akan semakin berkurang," ujar Serma Engkus.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan Loseda yang telah dipasang dengan baik serta terus menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Program ini akan memberikan manfaat yang besar apabila dilaksanakan secara konsisten dengan semangat gotong royong antara masyarakat, pemerintah, dan Satgas Citarum Harum," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 berharap semakin banyak masyarakat yang menerapkan pengelolaan sampah organik dari sumbernya sehingga mampu mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kualitas kebersihan permukiman, serta mendukung terwujudnya Daerah Aliran Sungai Citarum yang bersih, sehat, dan lestari.***
