Majalah CEO | Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 6 kembali melaksanakan kegiatan pemasangan Lubang Olah Sampah Organik dengan Ekor Cacing (LOSEDA) di wilayah RW 07, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Senin (3/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik dari sumbernya sekaligus mendukung program pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Wilayah RW 07 yang memiliki 115 Kepala Keluarga (KK) menjadi salah satu lokasi penguatan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Pada kegiatan kali ini, tim berhasil memasang 10 unit LOSEDA di RT 01 RW 07. Dengan penambahan tersebut, jumlah LOSEDA yang telah terpasang di wilayah tersebut kini mencapai 70 unit, sementara 30 unit lainnya masih akan dipasang secara bertahap hingga target terpenuhi.
Kegiatan dipimpin oleh Dantim 1 Sub 6 Sektor 2 Satgas Citarum Harum, Peltu Eri Susatio, bersama personel Satgas Citarum Sub Sektor 3, yaitu Sertu Didi Febrianto dan Praka Raveld Adityacahya. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur pemerintah, di antaranya Beben selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Cilengkrang, Agus dari Tim Kebersihan Kecamatan, Dedi Nugraha selaku Kepala Dusun 1 Desa Cilengkrang, serta Dadan dari staf Pemerintah Desa Cilengkrang.
Selain pemasangan LOSEDA, tim juga melakukan pemantauan terhadap sarana pendukung pengelolaan sampah di lokasi.
Hasilnya menunjukkan bahwa bank sampah dan budidaya maggot telah tersedia dan berjalan di lingkungan tersebut. Sementara itu, komposter masih belum tersedia sehingga menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat dilengkapi untuk semakin memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu di masyarakat.
Dalam keterangannya, Dantim 1 Sub 6 Sektor 2 Satgas Citarum Harum, Peltu Eri Susatio, menyampaikan bahwa pemasangan LOSEDA bukan hanya sekadar penambahan sarana, tetapi juga merupakan langkah nyata untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri.
"Program LOSEDA bertujuan mengurangi timbunan sampah organik sejak dari rumah tangga. Dengan keterlibatan masyarakat, sampah organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga tidak berakhir di sungai atau tempat pembuangan. Kami berharap seluruh LOSEDA yang telah dipasang dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran," ujar Peltu Eri Susatio.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Satgas Citarum Harum, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga yang terus menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program Citarum Harum di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Satgas Citarum Harum Sektor 2 Sub 6 berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber semakin meningkat, sehingga upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian Sungai Citarum dapat terus berjalan secara berkelanjutan.***
