Majalah CEO | Kabupaten Bandung, 3 Agustus 2026 – Satgas Citarum Harum Sektor 2 Subsektor 5 Kecamatan Cileunyi terus mengintensifkan program pengelolaan sampah organik melalui pembuatan dan pemasangan Lubang Olah Sampah Organik dengan Ekor Cacing (LOSEDA) di wilayah RW 21, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (3/8).
Kegiatan tersebut menyasar kawasan yang dihuni sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) sebagai bagian dari upaya membangun budaya pengelolaan sampah organik dari sumbernya sekaligus mendukung keberhasilan Program Citarum Harum dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh DPP Tim 1, Serka Widodo, bersama personel Satgas Citarum Harum, yaitu Serka Budi P, Serda Hartopo, dan Serda Tri Nugroho. Kegiatan juga melibatkan unsur Kecamatan Cileunyi, yakni Cucu Suanda, S.Sos. dan Irma Setyaningsih, SKM., MM, serta perangkat Desa Cimekar, yaitu Ruhyanda selaku Kasi Pelayanan dan Supriyatna selaku Kepala Dusun 3. Masyarakat setempat turut berpartisipasi aktif, di antaranya Teten dan Jajang.
Pada kegiatan hari ini, tim melaksanakan pembuatan 93 unit LOSEDA sebagai persiapan untuk memperluas jangkauan program di lingkungan warga. Selain itu, dilakukan pemasangan 4 unit LOSEDA di RT 04 RW 21, sehingga jumlah LOSEDA yang telah terpasang di wilayah RW 21 kini mencapai 79 unit.
Program LOSEDA menjadi salah satu solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi timbunan sampah organik rumah tangga. Sampah organik yang diolah melalui LOSEDA dapat terurai secara alami sehingga mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung kebersihan kawasan permukiman.
Dalam keterangannya, DPP Tim 1 Subsektor 5 Sektor 2, Serka Widodo, menyampaikan bahwa keberhasilan program LOSEDA sangat bergantung pada keterlibatan dan kepedulian masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
"Pembuatan dan pemasangan LOSEDA merupakan langkah nyata untuk membiasakan masyarakat mengelola sampah organik sejak dari rumah. Kami berharap setiap LOSEDA yang telah dipasang dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan. Keberhasilan Program Citarum Harum membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," ujar Serka Widodo.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Satgas Citarum Harum, Pemerintah Kecamatan Cileunyi, Pemerintah Desa Cimekar, serta masyarakat yang terus mendukung pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan pembuatan dan pemasangan LOSEDA yang dilakukan secara bertahap, Satgas Citarum Harum Sektor 2 berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik semakin meningkat, sehingga upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pemulihan Sungai Citarum dapat terus berjalan secara berkesinambungan.***
