Majalah CEO | SUMEDANG — Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan, personel Subsektor 1 Sektor 2 Citarum Harum melaksanakan sejumlah kegiatan di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (19/10/2026).
Kegiatan meliputi apel pagi, pengecekan Tempat Olah Sampah (MOTAH) 18 di Kampung Margalaksana, Desa Hegarmanah, monitoring Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di CV Perintis Putra Bangsa, pembuatan lubang biopori di Kampung Baru, Desa Sayang, serta komunikasi sosial bersama warga di Desa Cipacing.
Hasil pengecekan MOTAH 18 menunjukkan kondisi fasilitas dalam keadaan baik. Sampah yang masuk tercatat sebanyak 2.145 kilogram, sampah dalam proses (PR) sebanyak 1.367 kilogram, dan sampah yang dimusnahkan sebanyak 1.400 kilogram.
Selain itu, tercatat sampah jenis popok sekali pakai (pempres) sebanyak 84 kilogram.
Dansubsektor 1 Jatinangor/Cimanggung, Serka Choiri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Melalui monitoring pengelolaan sampah, pengawasan IPAL, dan pembuatan biopori, kami berharap upaya menjaga lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan mencegah pencemaran lingkungan,” ujar Serka Choiri.
Pada Selasa (20/10/2026), kegiatan akan dilanjutkan dengan apel pagi, monitoring dan pengawasan IPAL di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, serta komunikasi sosial bersama masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Subsektor 1 Sektor 2 Citarum Harum berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan guna mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, dan lestari.**
