Majalah CEO | KABUPATEN BANDUNG — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah pencemaran, personel Subsektor 2 Sektor 2 Citarum Harum melaksanakan sejumlah kegiatan di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Senin (19/10/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan monitoring Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Sinar Baru Textile, pembuatan lubang biopori di wilayah RT 03/RW 07, Desa Majalaya, serta komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring, pengolahan limbah di PT Sinar Baru Textile dinilai berjalan cukup baik dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan TPS3R MOTAH-9 Bedas Asri di Kampung Neglasari, Desa Neglasari, Kecamatan Majalaya.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi fasilitas MOTAH-9 dalam keadaan baik. Volume sampah yang masuk tercatat sebanyak 1,9 ton, dengan sampah yang masih dalam proses pengolahan sebanyak 10 kilogram per hari dan sampah yang dimusnahkan mencapai 1,2 ton per hari.
Dansubsektor 2 Kecamatan Majalaya, Peltu Hendi Suhendi, menyampaikan bahwa monitoring IPAL, pengelolaan sampah, dan pembuatan biopori merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengelolaan limbah dan sampah dapat terus berjalan dengan baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Peltu Hendi Suhendi.
Selanjutnya, pada Selasa (20/10/2026), Subsektor 2 merencanakan kegiatan apel pagi, monitoring perusahaan dan MOTAH-9 di wilayah Kecamatan Majalaya, komunikasi sosial bersama masyarakat, serta pembuatan lubang biopori.
Melalui kegiatan tersebut, Subsektor 2 Sektor 2 Citarum Harum terus mendorong sinergi antara petugas dan masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.**
